SECOND TIME

Cast: – Huang Zi Tao, Byun Baekhyun, Park Chanyeol

Cemo cast: Suho, Sehun, Kris

Genre: Niatnya sih bikin Sad, nggak tau sedih apa nggak ini (?).

Rating: Terbilang masih aman untuk dibawah 17 Tahun

 

Seluruh alur cerita murni dari otak mimin yang nggak seberapa ini, kalau ada kesamaan cerita dll. Nggak tau mungkin Allah menakdirkan kita berjodoh #krik~garing. Canda, mungkin itu cuman kebetulan, soalnya ini bener-bener murni hasil pemikiran mimin sendiri loh nggak ada niru siapa pun #apasihmin ? hahaha…

Enjoy reading Guy’s…

 

 

Dont Read

.

.

.

.

.

.

.

KALAU NGGAK SUKA ! INI YAOI YAH !!!!

.

.

.

.

.

.

.

 

 

 

 

 

second-time

 

 

 

 

 

 

 

 

Namja manis itu terlihat sangat kacau. Matanya tidak henti-hentinya mengeluarkan air mata.

Dia  terlihat benar-benar terpukul, dia terus menangis di samping tubuh Namjachingu nya yang hanya diam dengan macam-macam alat medis yang melekat di tubuhnya.

Seseorang ber jas putih di samping namja mungil itu mencoba untuk menenangkan nya. Tapi sia-sia, siapa yang tidak terpukul saat tiba-tiba melihat pasangannya sudah terbaring tidak berdaya seperti ini. Padahal baru beberapa jam yang lalu dia terlihat baik-baik saja. Dia mengalami sersn

“Irrona Tao-ei !!! Ayo bangun Chagi !! Aku tidak suka kamu tidur disini !! BANGUNN TAO-EI !!”.

Namja itu terus mengguncang tubuh Tao berusaha membangunkannya. Tapi nihil ! Tao tetap menutup rapat matanya, hanya suara alat pendetak jantung yang semakin melemah itu saja yang terdengar di telinganya.

Tidak ada lagi suara atau tawa Tao yang dia dengar.

“Sudahlah Baek, biyarkan Tao istirahat, kamu ha-”

“ANYIO !!! Tao tidak boleh istirahat sekarang ! Kami masih punya banyak rencana yang belum kami lakukan.. Hiks..”.

“Setidaknya dia harus bangun sekarang…. Hiks..hiks.. Bukannya kamu sudah janji besok kita akan kepantai? Kenapa sekarang kamu malah tidur disini? Hiks.. ”
Baekhyun terlihat seperti orang yang gila. Dia terus berbicara dengan orang yang bisa dikatakan dalam keadaan coma.

Jangankan bicara, sekedar menggerakan tubuh nya saja Tao sudah tidak mampu.

Meski tubuh Tao sudah tidak bisa dia gerakan lagi, tetapi dia masih sangat jelas mendengar jeritan suara kekasihnya yang terus-terusan memintanya untuk bangun. Jujur saat ini bukan hanya Baekhyun yang merasa tersiksa, Tao merasa lebih sakit lagi saat harus membiayarkan orang yang dia sayangi itu harus tersiksa karna nya.

Tao seperti merasa dicambuk mendengar setiap perkataan Baekhyun yang terus memintanya untuk bangun dan menepati janjinya. Ingin rasanya Tao bangun dan memeluk tubuh mungil itu untuk menenangkan nya. Sungguh Tao benar-benar tersiksa kalau harus membuat wajah manis itu kembali menderita karnanya, dan rasa bersalah itu pun kembali muncul…..

Tuhan ku mohon berikan  ‘kesempatan kedua’.
Biyarkan aku memperbaiki kesalahan ku, biyarkan aku menciptakan takdir ku sendiri, aku mohon tuhan….

 

 

-Tao POV-

Perlahan aku mulai bisa membuka mata ku, aku berada di tempat yg tidak asing. jarum infus masih menempel di pergelangan tangan ku, dan di sebelah ku juga terletak alat pendetak jantung. Semua masih sama, aku juga merasa tubuhku sekarang sudah bisa aku gerakan lagi. Aku seperti merasa kalau baru saja habis mimpi buruk, semua terasa begitu nyata.

“Kau sudah sadar Tao?”. Tanya seorang namja yang jelas aku tau siapa dia.

Dia adalah Suho dokter pribadiku.

Aku hanya mengangguk dengan ekspresi wajah penuh kebingungan. Jelas aku tidak mengerti dengan semua mimpi yang aku alami semalam tadi. Aku benar-benar merasakan tubuh ku saat itu seperti sudah di ambang kematian. Aku juga masih bisa mendengar dengan jelas suara parau Baekhyun yang terus memanggil nama ku.

 

Baekhyun !!

Benar dimana Baekhyun sekarang?

 

 

“Ada apa Tao? kamu seperti sedang kebingungan?”. Tanya Suho sambil berjalan mendekat kearah ku.

“Ahh~ anyi. Gwenchana, aku hanya mimpi buruk saja”. Sangkal ku.

“Baguslah, kondisi mu sudah mulai membaik. mungkin besok kamu sudah bisa pulang”. Jelas Suho

“Oh ia, karna ini musim dingin aku peringatkan kamu untuk tidak beraktifitas berlebihan di luar, kau me___”.

Aku membulat kan mataku,

Musim dingin? Bukan kah sekarang sudah musim panas.

 

“Musim dingin? Apa tidak salah?”. Potong ku disertai ekpresi bingung.

Suho mengerutkan dahi bingung.
Seketika wajahnya mulai berubah cemas.

“Apa ingatan mu sedikit terganggu Tao? apa mungkin gara-gara pengaruh cemo kamu jadi-”

“Nan Gwenchana”. Bantah ku menyakinkan Suho kalau aku dalam keadaan baik-baik saja.

Tapi Suho masih terlihat cemas, ‘Apa karna efek cemo ingatan Tao sedikit terganggu?,

“Hari apa ini Tao?” Tes Suho untuk lebih meyakin kan bahwa ingatan ku tidak sedang terganggu.

“Sabtu?”

Belum merasa puas Suho terus memberi pertanyaan untuk lebih meyakinkan lagi. Dan semua pertanyaan itu dijawab ku dengan benar, tidak ada yang aneh.

“Sekarang Tahun berapa?” Tanya nya lagi masih memastikan.

“2014, ayolah.. sudah aku bilang ak-”

Ucapan ku terhenti saat melihat perubahan ekspresi wajah Suho yang mendadak terkajut.

Aku tambah tidak mengerti melihat Suho yang hanya diam menatapnya dengan wajah seperti orang ketakutan.

“Wae? Ada apa, kenapa menatap ku seperti itu?”. Tanya ku bingung.

“Semua jawaban kamu sebelumnya benar, tapi…”

“Tapi apa? Ayolah ! Aku tidak suka bercanda”. Potong ku mulai tidak tenang.

“Kebanyakan orang saat kehilangan ingatannya, mereka hanya bisa mengingat kejadian tahun sebelumnya…”

“Besok kita harus melakukan CitiScan ulang, mungkin ada yang sa-”

“Katakan saja, aku tau ada yang tidak beres”. Potong ku menuntut kejelasan dari nya.

Sebenarnya Suho masih ragu dengan pemikirannya, tapi dia merasa ingatan ku maju 5tahun lebih cepat. Ini benar-benar kejadian langka yang baru dia temukan.

“Ini bukan tahun 2014, sekarang adalah 20 desember 2009 Tao. dan diluar sedang turun salju”. Jelas suho.

DEG !

  1. Apa-apaan ini, jelas-jelas sekarang tahun 2014. Tidak ada yang berubah dari ruangan ini, bagaimana mungkin Suho bisa bicara seperti itu.

 

Merasa tidak puas dengan jawaban nya, Aku mulai melirik handphone milik ku untuk memastikan ucapan Suho itu salah.

 

12:30

2009-12-20,Sabtu

 

 

Mata Ku melotot nyaris mau keluar, Apa aku salah mengatur Time di handphone semalam. Ada apa ini? jelas-jelas Aku yakin sekarang sudah tahun 2014. Merasa masih belum percaya, Aku mulai beranjak dari tempat tidurku menuju kearah jendela di kamar rawat rumah sakit ini. Memastikan bahwa sekarang adalah musim panas.

Namun lagi-lagi Aku  di buat bingung.

Benar, diluar sedang turun salju, bahkan sampai menutupi jalan dan taman di dalam rumah sakit itu.

Aku masih tidak percaya dengan apa yang baru saja aku alami ini, bagaimana mungkin ingatan ku bisa sampai dimasa depan. Apa aku sedang ada di dunia DO-RA-EO-MON?

Baekhyun !

“Dimana Baekhyun? Aku harus bertemu dengan dia sekarang !”. Aku mulai menayakan keberadaan Baekhyun kepadanya, aku yakin dia pasti tau Baekhyun sekarang ada dimana.

“Siapa yang kamu maksud?” Tanya Suho dengan wajah bingung.

Aku menatap dalam mata nya, aku yakin Suho pasti sedang membohong. Tapi nihil, tidak ada tanda-tanda Suho sedang berbohong. Wajahnya berubah bingung saat aku menyebutkan nama Baekhyun, dia seakan seperti asing dengan nama itu.

“Aku mohon jangan bercanda !!! Aku tau kamu mengenal Baekhyun !! Kalian sangat dekat ! kenapa bisa kamu tidak mengenalnya !!!” Aku mulai merancau kehilangan kontrol.

“Tenang dulu Tao. Aku memang benar-benar tidak kenal orang yang kamu maksud itu.”

“JANGAN BERCANDA !!! kamu sangat mengenalnya ! Dia orang yang sangat aku sayangi !!”. Bantah ku semakin kacau.

“Tao tenang dulu, ada yang harus ka-”

“Aku punya buktinya kalau kamu mengenal Baekhyun”.

Aku langsung mengutik-utik (?) Handphone ku seperti mencari sesuatu. Saat di ku buka Galery Handphone ku untuk mencari foto Baekhyun disana.

NIHIL !!! 
Aku sama sekali tidak menemukan satu pun foto Baekhyun disana. Anehnya, setiap foto kami berdua sekarang hanya tersisa foto ku seorang diri.

Rasanya mataku mau melompat dari tempatnya, bagaimana mungkin bisa? siapa yang menghapus foto Baekhyun?

Sampai pada foto saat aku sedang dirawat di rumah sakit. Aku masih ingat foto itu di ambil di taman rumah sakit ini. harusnya di foto itu ada kami bertiga, tapii… entah bagaimana bisa lagi-lagi gambar Baekhyun hilangdisana. Hanya ada aku dan Suho di gambar itu.

 

Ada apa ini ?

 

Suho yang dari tadi hanya diam memperhatikan sepertinya mulai mencoba menenangkan ku. Mungkin dia tau sekarang perasaan ku sedang terguncang hebat.

Entah bagaimana bisa ingatan ku bisa sampai dimasa depan, lalu menemukan sosok Baekhyun.

“Ada yang harus kamu tau Tao. Mungkin semua ingatan mu sekarang adalah takdir mu di masa depan. Dan orang yang kamu maksud itu mungkin juga adalah jodoh mu di masa depan”

“Aku juga tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi sama kamu. Karna jujur, aku baru pertama kali menemui kasus seperti ini. Mungkin sebaiknya kamu istirahat, besok aku akan memeriksa mu ulang”. Jelas Suho mencoba menenangkan ku.

Aku hanya diam, kali ini pandangan ku kosong kedepan. Aku masih tidak bisa berpikir jernih, bagaimana bisa ini semua terjadi?. Jika ini hanya sebuah mimpi, kenapa begitu trasa nyata.

Sekarang dipikiran ku hanya ada satu nama.

 

BAKHYUN ! DIMANA DIA SEKARANG?

 

 

To Be Continue……

 

 

 

Jeng.. Jeng I’m Come Back….

Hahahaha #tawatampadosa

Datang-datang bukan bawa lanjutan BoyWolf chap5 Ini malah ada cerita baru lagi. Hihihihi… #nyengirkuda.

Jadi gini para reader’s sekalian yang budiman, ekhm.. #tesnada. Saya mau kasih sedikit penjelasan yah kenapa tetiba munculin FF baru. Jadi ini tuh buat selingan aja sih, soalnya kalau saya boleh jujur #mukawaswas. BoyWolf chp5 nya baru setengah jalan, mimin lagi kumat penyakit nya, tetiba ilang gitu aja pikiran buat lanjutin nulis alhasil hehe.. #nyengirgaring. Sebagai permintaan maaf, mimin kasih Cuplikan FF di atas, Genrenya sih mewek, nggak tau seneng aja bikin FF sad-sad gini padahal nggak pernah dapat Feelnya kalau bikin cerita sedih /Heran ?/.

Kalau banyak yg komen suka dan minta lanjutin, ntr secepat kilat bakal mimin Post lanjutannya, yaa itung-itung sambil nunggu BoyWolfnya kan /mencobakompromi (?)/.

Hmm.. udah cukup sampai situ aja, ini mimin lagi ngetiknya di kantor wkkwwk /contohburuk, bukannya kerja/ jangan di tiru yaaahh..

 

 

Terimakasih Readr’s setia yang masih mau mampir baca, di tunggu yaah komennya wkwkwk… /Tetepmintakomen/. Tring.. -Hilang-